03 Oktober 2014

"The Ninth Of September"

"First of all, I would like to say "Happy 5th Anniversarry" to The One-Irreplaceable-Unforgettable-Man, for your Uncounted Love in my life.
For can't making me ask for anything better, cause you've already made everything better since the first day you were mine..." 

Hi! Maaf ya di anniversarry yang kelima ini aku gak bisa kasih sesuatu yang romantis, sesuatu yang berkesan. Cuma bisa kasih pengingat kenangan masa-masa dulu melalui kata-kata yang terketik di blog-ku malam ini hehe.
Ini udah bulan Oktober, sih... dan tanggal sembilan september itu udah lama banget lewat haha.
Tapi entah, kebahagiaan yang aku rasain saat tanggal sembilan kemarin itu masih kerasaaaa banget sampe sekarang hehe.
Tau ngga? Aku bangga banget jadi punya kamu, hehe. Yaiyalah bangga, orang aku naksir kamu dari dulu ya? tapi kamunya belom naksir aku dulu buahahaha. Bangga deh, aku kesampean bisa jadian sama kamu, heheee...

Oh ya masih inget gak sih dulu? kita cuma tau satu sama lain via medsoc alias friendster, hihi. Bukan karena kita kenalan iseng-iseng, tapi karena emang temen-temen kamu sama aku udah pada saling kenal juga kan... haha. Aku udah sering banget pas SMA (sekolah menengah atas) ketemu dan main sama sahabat-sahabat kamu. Dan kamu juga kaaan? pas SMA udah sering main sama sahabat-sahabat aku, hehe. Tapi aneh gak sih? kita gak pernah ketemu sekali pun! Giliran gerombolan kamu kumpul sama gerombolan aku plus ada akunya, kamunya gak ada. Giliran gerombolan kita kumpul lagi plus kamunya ada, akunya yang gak ada. Hahaha. Cukup lucu sih kalo diinget-inget sekarang... Apa itu pertanda?

Secara aku SMA gak dibolehin pacaran sama mama-papa. Bayangin aja kalo pas SMA kita ketemu trus main bareng trus pacaran... yang ada nanti kamu di guyur sama papaku pas ketemu, hahaha.
Dan juga pas SMA aku ga banget sih tampangnya, hahaha. Nanti yang ada kamu malah ilfeel sama aku, trus kita gak akan pernah jadian kayak sekarang, huahahahaha. Apa itu pertanda ya?


The Ninth Of September, 2009.

Oh ya, aku seneng banget karena kamu jadi yang pertama buat aku. :)
Bukan karena aku gak punya mantan yaaa, hahaha. Mantanku banyak kaliiii, tapi mereka semua gak seperti kamu.
Entah apa karena aku baru ngerasain bener-bener yang namanya pacaran sama kamu, atau apalah... Tapi kamu ngebuat aku pingin kamu terus yang jadi satu-satunya buat aku...

Sama kamu, pertama kalinya aku belajar berkomitmen, belajar menghargai, belajar menyayangi apa adanya, belajar mencintai tanpa pamrih, belajar menghargai diri aku sendiri, belajar menjadi wanita, belajar berjiwa sosial, belajar 90% hal-hal kehidupan. Kamu buat aku mengerti arti kehidupan yang sebenarnya :)

"You are my first love, first kiss, first cuddle, first shoulder i cried on, first heart-break, first jealous, first comfort, first brother, first miracle, first big-dream, first picture on my purse, first boy in my dream, first thing i always think about, and also... my first lyric on my every songs." 


The Ninth Of September, 2014.

Kamu memang ngaku kalo kamu bukan tipe laki-laki yang romantis kayak laki-laki kebanyakan di luar sana. Tapi kamu gak pernah tau dan gak akan pernah tau seromantis apa kamu itu buat aku...
Rasanya itu kayak... mau tukeran sekaliiii aja kamu pake mata sama badan aku, jadi kamu bisa lihat diri kamu dari posisi aku, dan bisa ngerasain kenyamanan yang aku rasain saat sama kamu.
Tau rasanya gak waktu kita lagi berdua, ngobrol, bercanda, dan saat aku lagi ketawa ngakak tiba-tiba kamu cuma diem dan senyum ngeliatin aku ketawa sambil natap mata aku dalam-dalam? Itu rasanyaaaaaaaaaa, mau di pause aja :'''') Hahaha.
Itu selalu jadi momen ter-favorit aku banget dari berbagai hal yang sering kamu lakuin. Banget.
Kamu selalu berusaha buat jadi orang romantis, tapi buat aku kadang kamu gagal, kadang kamu berhasil, huahaha. Bercanda. Aku sayang kamu apa-adanyaaaa, gak perlu jadi orang lain. Cukup pertahanin apa yang sering kamu lakuin dan buat aku seneng, itu aja cukup.

Tapi maafin aku juga ya kalo aku keseringan nyebelin. Sering ngambek, minta ketemu terus, minta dimanja terus, sering minta diperlakukan ini itu, sering bilang nyerah.
Dan makasih kamu selalu sabar, selalu ngertiin aku, selalu bertahan dan selalu bilang gak mau dan gak boleh disaat aku mau nyerah.

Terlebih khusus aku berterima kasih karna kamu udah selalu jadi orang pertama yang semangatin aku, motivasi aku, dan selalu kasih kesempatan aku buat meraih cita-cita dan mimpi aku. Makasih kamu gak pernah nuntut aku ini-itu, ngelarang aku begini-begitu, membatasi pertemanan aku. Makasih yaaa... itu sangaaaat berharga.

Makasih kamu udah nuntun aku buat deket sama keluarga kamu yang super duper baik dan menyenangkan dan ngga akan pernah tergantikan! Makasih udah bantu aku membuat mereka bisa yakin sama hubungan kita, dan juga makasih udah nambahin kasih sayang yang lebih ke aku melalui keluarga kamu :'''''') I can't & I don't wanna lose them, like ever! :')

Makasih udah berjuang dan berusaha dapetin simpati, kepercayaan dan perhatian dari mama papa-ku. Kamu berhasil loh! hahaha. Tau kenapa aku bilang berhasil? hihi, karna kamu satu-satunya laki-laki yang bisa dipercaya papa-ku dan mama-ku buat ajak aku jalan atau keluar rumah sampai malem, buat ajak aku membina hubungan selama ini, dan dipercaya untuk deket sama keluarga besarku.
Dan untuk kamu selalu tau, kalo keluargaku selama ini udah percaya dan sangat sayang sama kamu :) Mereka mau banget aku sama kamu bahagia kedepannya... ya semoga keluargamu juga ya! ;)

Oh ya makasih juga udah ajarin aku dan bantu aku dalam menjaga nama baik keluarga kita masing-masing. Makasih udah ajarin aku jadi orang yang baik buat semua orang :)

Di anniversarry kita yang ke-lima ini, aku mau janji sama kamu buat menjadi wanita yang lebih baik untuk kamu dan untuk orang-orang di sekitar kita :) Aku janji mau berjuang sama kamu dari bawah, sampai kapanpun :) Aku mau kita kayak di film UP, aku janji bakal ngedampingin kamu sampai maut memisahkan :) Kalaupun kedepannya ada masalah, aku mohon kamu bantu aku untuk selalu berpikir jernih dalam menghadapi setiap masalah yaaa? kayak yang kemarin-kemarin, hehe. Jangan tinggalin aku sendiri, karna aku gak bisa :')
Kayak lagu Taylor Swift favorit kita yaaa... "Two is better than one", hihi.

Oh iya, aku gak akan minta buru-buru kamu buat kita nikah kok, hahaha tenang aja :)
Aku mau kamu nikmatin hasil kerjamu dulu buat kamu dan buat mama-papa. Walaupun aku sering sedih nantinya kalau kamu lebih mengutamakan keluarga kamu, jangan pernah hirauin aku ya, karena kita udah tau, aku itu salah kalo kayak begitu, hehe.

Sama-sama setia yaa... selalu inget kalo kita punya satu sama lain :)
Aku punya kamu, kamu punya aku, meskipun kita punya kewajiban sama orang lain, tapi jangan pernah lupa ya sama janji kita :)
Jangan pernah ngerasa sendiri, aku ada buat kamu :)

Yang terakhir tapi sangat penting,
Selalu andalkan Tuhan Yesus dalam hubungan kita yuk! Kita punya banyak rencana kedepannya, tapi kita juga tau kalau Dia yang punya jalan menuju kebahagiaan yang sebenarnya, hehe.

Kalaupun someday kita pisah, aku selalu ada dihati kamu ya :)


"I Love you for 5 years behind, and love you more for a thousands years ahead." 

Yours,
Nessa 



20 Agustus 2014

Lucky

To all of you who read this,
I wanna say that maybe we're the lucky one.
Maybe you think you have a better life than me, or maybe you think i have a better life than you.
Oh, it's complicated when we talked about "LUCKY".
It is based on Nothing.
It just showed up when you start to see another people's life is better than yours. 

What i mean is let's not to talk about the Lucky One, let's make some lucky things in our lifes.

In my own life, i got this kind of story...
I am a 23 years old already, and you know what? I've got no job. I'm not working in any companies. I was a colleger, but when my dad got problems with our financial, i quit from college. Then i started to search some informations about job vacancies. I'm totally upset when i saw every job vacancies needs a person who already graduated from unviersity. Whereas, i know that i can doing good in that position.
But my spirit doesn't stop. I applied on some vacancies, and they're accepted me. But no longer, i quit from that job. Because i felt there's no satisfaction for me, there's only stressful. I must finish my work, 8 hours per day, sitting in the chair in front of the computer all day long, hearing my boss screamed, struggling the traffic, low salary, and of course i can't do my hobbies anymore, there's no timeee... When i got home all i wanna do is just laying on my bed, feel the lil of comfortable there.
And then, i was thought that this is because of i can't finish my college. So, i think those job vacancies will never be fit with me. I need to find another way to be success.

What i love to do are singing and baking cake.
So i start to sing and bake. I joining with some auditions, make songs, sing whenever and wherever people want me to sing, upload my voices to media social so people can hear and enjoy my music. Even i'm never winning even for once audition, yet. Cause i'm still on progressing in this thing. 
And i baking cake, and i selling it. This one is running good. Even i still can't buy my own stove and oven from this bussiness, but i believe someday i will. Also this one still on progressing.

Some people may see me like i'm the lucky one who can singing, who can baking cakes. But maybe they don't know that in other things they're more lucky than me.

And sometimes i think that you're the lucky one so much more than me, because you can finish your college, you can have what you want, you can get any positions by your title, you've been any places where i want myself to be, you can be proud of yourself.
But sometimes i also think that i'm lucky enough to have myself like this, i can learn how to be an entrepreneur, i can do my hobbies, i'm tough enough and after all of these fights in this life, i can still be thankful.

Now do you get the point of this post?
There's no words that saying "i'm not lucky enough" anymore.
Be proud of yourself! You can do even better in any sides. Better than her, better than him, better than them, better than me! Above, i said "I'm still on progressing" because for me in life there's no limits, there's no climax. As long as we breathing, we're still on progress.

Make ourself seems lucky by our spirits, by our never-give up-souls!

Xx,













05 September 2013

STOP Sexual Child Abuse! Together!

Hai bloggers! Apakabar?
Saat ini aku ingin membahas suatu masalah di Indonesia terhadap anak-anak yang cukup mengancam masa depan anak-anak Indonesia.
Sebenarnya sih, masalah ini gak hanya ada di Indonesia, tapi hampir diseluruh dunia. Yaitu, Sexual Child Abuse. Atau bahasa Indonesia-nya ialah kekerasan dan tindak asusila terhadap anak-anak.

Ini masalah yang serius. Karena disadari atau tidak, perlakuan sex terhadap anak-anak bisa menghancurkan mental dan jiwa mereka.
Seperti yang sering kita tonton diberita-berita di televisi. Tindak asusila terhadap anak-anak tidak hanya dilakukan oleh orang asing saja, bahkan orang-orang terdekat dari keluargapun ada kemungkinan untuk melakukan tindak keji ini terhadap anak-anak kita. Jadi, tindak asusila terhadap anak-anak tidak hanya terjadi di luar rumah, tetapi bisa juga di dalam rumah.

Seperti contohnya, barusan saja aku menonton berita yang cukup mengiris hati, yakni seorang anak berumur 8 tahun di 'grayangi' alat kelaminnya oleh seorang pria asing yang sebelumnya menawarkan diri kepada ibu dari sang anak tersebut untuk memangku anak perempuan itu, dan sayangnya karena tidak ada curiga sama sekali sang ibu pun mengijinkan, padahal ibu tersebutpun tidak mengenal pria tadi. Dan lalu terjadilah hal yang tidak diinginkan. Lalu si ibu tersebut menyadari tindak asusila telah terjadi kepada anaknya, dan melaporkan si pria ke kantor polisi. Dan si pria pun ditahan dengan belasan tahun penjara.

Selesai berita tersebut, muncul juga berita yang setipe di berita selanjutnya. Seorang anak gadis SMA di sodomi pamannya sendiri di rumahnya. Untungnya anak ini melakukan perlawanan sehingga tidak sampai diperkosa. Dan langsung melaporkan kejadian itu ke kantor polisi. Dan pamannya pun itu di masukan ke penjara juga. Ini lebih mengiris hati saya. Bayangkan? Pamannya sendiri?

Dua cerita diatas cukup sekali untuk membuat hatiku sakit. Jujur, aku bisa merasakan apa yang anak-anak itu rasa. Mungkin kita yang membaca atau mengetahui berita tersebut masih bisa bernafas lega, karena pelakunya sudah di tangkap dan di tahan. Setidaknya mereka jera.
Tapi apakah kamu semua tahu apa yang dirasakan para korban?
Bagi mereka, si pelaku ditangkap pun itu hanya sedikit mengobati rasa sakit batin mereka. Percayalah.
Kejadian yang telah terjadi, pastilah sudah terekam jelas di memori mereka. Bahkan mungkin tidak akan pernah terlupakam seumur hidup mereka.
Dan percaya atau tidak, hal tersebut bisa saja merusak mental mereka. Membuat percaya diri anak-anak ini menurun. Dan selalu berpikiran negatif akan hal disekitar dan diri mereka sendiri.

Anda yang sudah menjadi orang tua, ada baiknya untuk terus memantau keadaan di sekitar anak anda. Dekatkan diri anda sedekat-dekatnya dengan anak anda, sehingga anda bisa menjadi orang paling di percaya anak-anak untuk menceritakan kejadian apapun yang menimpa mereka.
Biasakan bertanya tentang aktifitas dan kejadian apa yang mereka alami sehari ini dengan suara rendah. Tanyakan setiap detail kegiatan yang anak-anak anda lakukan, jika anda tahu mereka sehari ini tidak bersama anda melainkan bersama orang lain, misalnya dengan gurunya, paman, tante, kakek, nenek, orang tua dari teman, dan lain-lain.
Jangan sungkan untuk menaruh curiga kepada setiap orang yang berlainan jenis kelamin dengan anak anda. Jangan takut untuk menaruh curiga kepada teman terdekat, kakak/adik anda, suami/istri anda, saudara-saudara anda yang sering main kerumah, dll. Karena sekali lagi, tindak asusila tidak menutup kemungkinan dilakukan oleh suami/istri anda sendiri, ayah/ibu anda sendiri, saudara terdekat anda sendiri.
Sangat perlu untuk memberikan informasi secara blak-blakan kepada anak anda. Meskipun anak anda masih diusia sangaaaat kecil. Ini penting ya, readers! Karna di dunia yang makin 'gila' ini, tindak asusila juga sering menimpa anak-anak yang berusia sangat dini, bahkan ada yang menimpa anak berumur 3 tahun-pun.
Beritahu anak-anak anda untuk jangan pernah takut ancaman apapun yang diberikan kepada mereka, seperti ancaman untuk tidak menceritakan tindak asusila dan kekerasan yang menimpa mereka kepada anda.
Beri mereka informasi bagaimana untuk melawan orang yang terlihat mencurigakan dan ingin melakukan hal jahat terhadap mereka. Beri tahu saja, untuk menendang si pelaku, lalu lari atau berteriak, segera minta pertolongan orang yang ada disekitar, dan jangan hanya diam saja.

Saran-saran diatas mungkin sangat terang-terangan atau mungkin kurang pantas untuk dilakukan. Tapi, ini adalah jaman yang memang sudah gila, readers. Jangan sungkan melakukan apapun untuk melindungi anak-anak. Jangan takut untuk mengambil setiap keputusan demi melindungi anak-anak. Anak-anak adalah titipan Tuhan, Tuhan pasti akan membantu kita untuk menjaga 'titipan'Nya itu, karna Tuhan-pun pasti tidak mau 'titipan'Nya di rusak oleh siapapun. Kitapun pasti tidak mau mengecewakan anak-anak dan Dia, bukan?

Ingat juga, anak adalah aset terbesar kita. Mereka manusia seperti kita. Apa yang tidak kita inginkan terjadi pada diri kita, pastilah yang tidak mereka inginkan terjadi dalam kehidupan mereka juga. Pandang anak-anak anda seperti anda memandang diri anda sendiri. Jaga anak anda, jaga adik/kakak anda.
Jaga anak-anak Indonesia. Jaga mereka.

With love, :)
Vanessa Lontoh.
- lots of love for Indonesia Children -