25 Januari 2014

Diary 1.

Well, hi! It's been an ages i didn't type anything in here.
Guess why?
Honestly i don't wanna say this but my dad take my laptop, and so i don't have any stuff to do my blog. It's sucks you know it...

And so here i am, with my sad face right now. Don't know why i'm getting so upset like this.
I just thought that why i'm so low with this life? i mean, why i can't just be like her, and him and them? they're such a good people in a good life rotation and have a good family too, good carrier, good education.
Oh well, now i can't stop complaining (again).
Gerry, my closest person in life (yeah, i'm still in relationship with him) had so much conversation with me to talk about this things. But, still i don't get my way :(

I just don't like college, you know? i'm tired of being a student. I just wanna be happy. Happy, not anything else. I feel i can get any job out there, i'll still can have my daily breakfast, dinner, and i think i'll still can buy some clothes with any job i got. Then, i will be happy and enjoy my life as i want it to be.
But, i know actually, what makes me happy is when my family happy. But i hate being cornered!
I just hate how people push me down, with their opinion about me and the way those rude people show me how to reach the highest top of life, and i saw it as a money thing.

I'm getting upset now, even worst.
I just want they listen to me. Listen to my dream. And don't push me.

12 November 2013

You (poem)


YOU

You are a nice person at the first time i saw you.
Then we're closer and i knew that you're more than that.
Now, when i got you...i can say that you're the greatest one.
How can i refusing you, when everything i need is inside of you?
How can you be so mean, when i don't even really care about anything?
How can you be the only thing i wanna see in my dream tonight, even we're together in a long day?
How can you be so that important to me? How can you...

And now i'm starting to hate.
Hate everything that's trying to brake us down.
Hate every running seconds in our meet up.
Hate whenever i see you're crying.
But, it's all really makes me start to think, to feel, and to believe...
That love is inside us right now.

And now i can say...
That the joy and the sad, the laugh and the tears...
It would be immortal and totally not a matter,
If i could feel them forever with you.


-12 November 2013-

Special for : Aluysius Gerry Primasatya
Notes: "Keep smile Hun... Keep on spirit! I love you so much" :)

05 September 2013

STOP Sexual Child Abuse! Together!

Hai bloggers! Apakabar?
Saat ini aku ingin membahas suatu masalah di Indonesia terhadap anak-anak yang cukup mengancam masa depan anak-anak Indonesia.
Sebenarnya sih, masalah ini gak hanya ada di Indonesia, tapi hampir diseluruh dunia. Yaitu, Sexual Child Abuse. Atau bahasa Indonesia-nya ialah kekerasan dan tindak asusila terhadap anak-anak.

Ini masalah yang serius. Karena disadari atau tidak, perlakuan sex terhadap anak-anak bisa menghancurkan mental dan jiwa mereka.
Seperti yang sering kita tonton diberita-berita di televisi. Tindak asusila terhadap anak-anak tidak hanya dilakukan oleh orang asing saja, bahkan orang-orang terdekat dari keluargapun ada kemungkinan untuk melakukan tindak keji ini terhadap anak-anak kita. Jadi, tindak asusila terhadap anak-anak tidak hanya terjadi di luar rumah, tetapi bisa juga di dalam rumah.

Seperti contohnya, barusan saja aku menonton berita yang cukup mengiris hati, yakni seorang anak berumur 8 tahun di 'grayangi' alat kelaminnya oleh seorang pria asing yang sebelumnya menawarkan diri kepada ibu dari sang anak tersebut untuk memangku anak perempuan itu, dan sayangnya karena tidak ada curiga sama sekali sang ibu pun mengijinkan, padahal ibu tersebutpun tidak mengenal pria tadi. Dan lalu terjadilah hal yang tidak diinginkan. Lalu si ibu tersebut menyadari tindak asusila telah terjadi kepada anaknya, dan melaporkan si pria ke kantor polisi. Dan si pria pun ditahan dengan belasan tahun penjara.

Selesai berita tersebut, muncul juga berita yang setipe di berita selanjutnya. Seorang anak gadis SMA di sodomi pamannya sendiri di rumahnya. Untungnya anak ini melakukan perlawanan sehingga tidak sampai diperkosa. Dan langsung melaporkan kejadian itu ke kantor polisi. Dan pamannya pun itu di masukan ke penjara juga. Ini lebih mengiris hati saya. Bayangkan? Pamannya sendiri?

Dua cerita diatas cukup sekali untuk membuat hatiku sakit. Jujur, aku bisa merasakan apa yang anak-anak itu rasa. Mungkin kita yang membaca atau mengetahui berita tersebut masih bisa bernafas lega, karena pelakunya sudah di tangkap dan di tahan. Setidaknya mereka jera.
Tapi apakah kamu semua tahu apa yang dirasakan para korban?
Bagi mereka, si pelaku ditangkap pun itu hanya sedikit mengobati rasa sakit batin mereka. Percayalah.
Kejadian yang telah terjadi, pastilah sudah terekam jelas di memori mereka. Bahkan mungkin tidak akan pernah terlupakam seumur hidup mereka.
Dan percaya atau tidak, hal tersebut bisa saja merusak mental mereka. Membuat percaya diri anak-anak ini menurun. Dan selalu berpikiran negatif akan hal disekitar dan diri mereka sendiri.

Anda yang sudah menjadi orang tua, ada baiknya untuk terus memantau keadaan di sekitar anak anda. Dekatkan diri anda sedekat-dekatnya dengan anak anda, sehingga anda bisa menjadi orang paling di percaya anak-anak untuk menceritakan kejadian apapun yang menimpa mereka.
Biasakan bertanya tentang aktifitas dan kejadian apa yang mereka alami sehari ini dengan suara rendah. Tanyakan setiap detail kegiatan yang anak-anak anda lakukan, jika anda tahu mereka sehari ini tidak bersama anda melainkan bersama orang lain, misalnya dengan gurunya, paman, tante, kakek, nenek, orang tua dari teman, dan lain-lain.
Jangan sungkan untuk menaruh curiga kepada setiap orang yang berlainan jenis kelamin dengan anak anda. Jangan takut untuk menaruh curiga kepada teman terdekat, kakak/adik anda, suami/istri anda, saudara-saudara anda yang sering main kerumah, dll. Karena sekali lagi, tindak asusila tidak menutup kemungkinan dilakukan oleh suami/istri anda sendiri, ayah/ibu anda sendiri, saudara terdekat anda sendiri.
Sangat perlu untuk memberikan informasi secara blak-blakan kepada anak anda. Meskipun anak anda masih diusia sangaaaat kecil. Ini penting ya, readers! Karna di dunia yang makin 'gila' ini, tindak asusila juga sering menimpa anak-anak yang berusia sangat dini, bahkan ada yang menimpa anak berumur 3 tahun-pun.
Beritahu anak-anak anda untuk jangan pernah takut ancaman apapun yang diberikan kepada mereka, seperti ancaman untuk tidak menceritakan tindak asusila dan kekerasan yang menimpa mereka kepada anda.
Beri mereka informasi bagaimana untuk melawan orang yang terlihat mencurigakan dan ingin melakukan hal jahat terhadap mereka. Beri tahu saja, untuk menendang si pelaku, lalu lari atau berteriak, segera minta pertolongan orang yang ada disekitar, dan jangan hanya diam saja.

Saran-saran diatas mungkin sangat terang-terangan atau mungkin kurang pantas untuk dilakukan. Tapi, ini adalah jaman yang memang sudah gila, readers. Jangan sungkan melakukan apapun untuk melindungi anak-anak. Jangan takut untuk mengambil setiap keputusan demi melindungi anak-anak. Anak-anak adalah titipan Tuhan, Tuhan pasti akan membantu kita untuk menjaga 'titipan'Nya itu, karna Tuhan-pun pasti tidak mau 'titipan'Nya di rusak oleh siapapun. Kitapun pasti tidak mau mengecewakan anak-anak dan Dia, bukan?

Ingat juga, anak adalah aset terbesar kita. Mereka manusia seperti kita. Apa yang tidak kita inginkan terjadi pada diri kita, pastilah yang tidak mereka inginkan terjadi dalam kehidupan mereka juga. Pandang anak-anak anda seperti anda memandang diri anda sendiri. Jaga anak anda, jaga adik/kakak anda.
Jaga anak-anak Indonesia. Jaga mereka.

With love, :)
Vanessa Lontoh.
- lots of love for Indonesia Children -


26 Juni 2013

Things between me and him.

Good morning, people!
Yap it almost 1 in the morning, and dunno why but... i'm just still wide awake :)

Lagi insomnia begini, biasanya gue isi dengan cara berimajinasi, berkhayal, dsb.
Itu biasanya sih... Tapi sayangnya kali ini gue lagi mengalami "Lovestruck".
Jadi gak mengkhayal dulu, tapi lebih ke senyum-senyum sendiri tengah malem kayak orang gak jelas.
Ya namanya juga lagi "Lovestruck" :p

Senang, bahagia, gembira... Karna beberapa hari kemarin rutin ketemu sama Gerry.
Rasanya.... gak bisa diungkapin dengan kata-kata :')

Gak nyangka juga kita udah mau anniversary ke-4. Waktu yang sebentar mungkin untuk para readers, tapi waktu 4 tahun  itu lebih dari cukup untuk bisa membuat gue mengenal Gerry dan mencintai-nya. *cie* :p
Banyak hal yang udah dilewatin, banyak hal yang udah dilalui, banyak hal yang udah dirasain sama-sama, banyak hal yang kita berdua juga udah rencana-in untuk kedepannya.
Susah-seneng, akur-berantem, kangen-bosen, semua itu udah jadi makanan kita berdua dalam menjalani hari bersama... Tapi look at us now, we're still going strong... right? :')

Well, bingung juga mau ngomong panjang lebar tapi gak tau apa yang mau diomongin, soooo...
Here they are......


Things i only wanna do with him forever...



Standing under the rain, both of us... :)



We both wondering some great things will happen <3 b="">



Solving the most difficult case ever, together :')




Dancing....




Story telling and holding hands >.<



Doing nothing, just eye to eye... We both do often did this :')




Having a quality time together by reading, watching, eating, playing... :'3



And... Someday....



I hope i'll be his forever damsel... And he'll loves me as much as i do :)



I'll be the one and only woman who can make he looks great in necktie! :D



And...

we'll have our own castle and letterbox!
And starting another part of our stories.... <3 b="">



Hahaha gue tau banyak maunya yaaa...
But, above all... I just want you, Ger :)



07 Juni 2013

Random.

Hello, people!


Apakabar? Udah lama banget gue gak update blog lagi. Sekitar beberapa bulan, ada kali ya?
Ya yang penting sekarang udah bisa update lagi dan bisa cerita-cerita lagi disini :)

Judul postingan kali ini 'Random'. Haha, bukan karna muka gue yang agak random atau otak gue yang random, tapi emang karna gue gak tau mau pasang judul apa di postingan kali ini. Mungkin karna efek kelamaan gak update kali ya, jadi random gini.

Um, mau cerita apa ya? Bingung. Duh, bukannya karna gak ada yang mau diceritain, tapi kebalikannya. Karna saking banyaknya yang mau gue ceritain, jadi gak tau mau mulai dari mana.
Yaudah dari kejadian yang paling gue inget dulu aja ya? :)

Tanggal 6 Juni kemarin nenek (atau gue memanggilnya Oma), dateng dari Manado. Dan yap! keluarga gue berasal dari Manado+Ambon. Tapi oma kandung cuma tinggal satu, yang dari manado ini.
Sangat excited karna udah lama banget gak ketemu. Um, udah 8 tahunan gak ketemu kalo gak salah.
Kangen? Banget. Jadilah airmata ngembeng disaat pertama gue ngeliat oma turun dari mobil, dan langsung pelukan.
Gak terlalu kaget ngeliat fisik oma yang udah banyak berubah. Karna biarpun kita jarang ketemu, tapi komunikasi gak pernah putus, dan di jaman sekarang ada yang namanya facebook, jadi bisa liat foto-foto ter-update oma dari akun facebook saudara disana. Hahahaha.
Untuk kondisi fisik oma sendiri itu, udah cukup rentan. Maklum, karna oma udah umur 75 tahun. Dan gue sangat bersyukur karna Tuhan masih kasih oma umur panjang :)
Rambut oma udah putih semua. Tapi keren loh putihnya tuh putih 'blonde' kayak orang bule! Haha. Dan oma gue bilang, dia itu gak nge-cat rambutnya sama sekali untuk jadi blonde. Jadi gue berfikir kalo nanti gue udah jadi oma-oma, gue akan blonde rambutnya seperti oma :D Terwujud deh cita-cita gue punya warna rambut kayak Taylor Swift! xP.
Oma (Puji Tuhan!) sehat. Cuma sedikit batuk dan kaki kanannya sulit untuk digerakin, jadi jalan harus pake tongkat. Tapi gue tetep bersyukur dan sama sekali gak terbebani dengan kondisi oma. Malah pengennya sih, oma tinggal di rumah terus gak usah pulang ke manado lagi. :')

Terus hari ini, tanggal 7 Juni, dirumah kedatangan saudara manado. Mereka dateng mau ketemu oma, karna mereka juga udah lama gak ketemu oma. Seru, dan excited aja sih... karna gue juga udah lama gak ketemu mereka. Hehe. Mereka itu ada tante syeni, om benny, kak tenden, sama ponakan ter-lucu-ngegemesin : Serra. Serra itu anaknya kakak sepupu gue, namanya kak tenden. Dan dia itu lucunya, Super. Gantengnya juga Super!. Apalagi nakalnya... :p Tapi sungguh, terhibur deh hari ini.
Dan juga gak lupa kalo gue kedatangan tamu gak disangka... Sepupu sih bisa dibilang, tapi sepupu jauh. Jadi dia itu satu-satunya korban yang selamat dari tragedi 10 anak muda hanyut di pantai di manado daerah kombi. Ada yang udah tau beritanya? Baru-baru aja kok, dan di televisi juga pernah ditayangin.
Dan satu lagi!!!! hari ini juga rumah gue full of PORKS. Haha. Manado mah makanannya gak jauh-jauh dari B2. :P

Dan kalo ngomongin B2 jadi inget yang di Jogja. Si gerry gentong yang gak lain adalah sang pacar.
Aaah males sih ngomongin dia sebenernya, bikin galau. Gimana gak galau coba, kalo 2 bulan gak ketemu? :') Hahaha. Lebay ya.
Tapi untuk masalah cinta (cieh), akhir-akhir ini gak ada masalah yang berarti sih.... Asek! bukannya gak ada berantem-beranteman juga sih... berantem mah ada, tapi dikiiiiiiit banget. Soalnya rempong deh kalo lagi jauh-jauhan trus gue ngambek-ngambek gitu, soalnya dia juga gak bakal bisa langsung nyamper, gue juga gak bisa langsung cubit atau jambak dia langsung. Jadi ntar yang ada gue rewel sendiri deh, gak enak. Jadi mendingan gausah ngambek-ngambek. Hahaha.
Tapi gila juga sih bisa dibilang. Yang namanya urusan hati itu emang selalu membuat kita menjadi contrary to the fact, maksudnyaaaa... kita bisa melakukan hal-hal yang berbalik dari keinginan pikiran atau logika atau fakta. Bahkan bisa juga melawan pendirian diri sendiri. Contohnya gue. Dari dulu selalu berpikiran kalo gue gak bisa yang namanya Long Distance Relationship (LDR), dan gue selalu amit-amit-jabang-bayi buat LDR-an. Tapi nasib ya nasib. Salahnya waktu terima gerry jadi pacar, gadis polos ini gak tau kalo suatu saat dia harus ngerasain yang namanya LDR. Tapi nasi udah jadi bubur, sayang udah jadi cinta (cieh), jadi ya gue harus ikutin kata hati dengan melawan pikiran rasional gue.
Tapi gue tau kok, gue gak berjuang melawan ini sendirian. Gerry selalu support sebisa dia, untuk membuat gue gak merasa seperti sedang LDR. Mati-matian dia luangin waktu buat gue, buat dengerin ocehan gue yang bilang bosen, jenuh, gak kuat, dsb. Padahal dia sendiri disana kesepian, bosen, jenuh, mumet sama kuliah dan tugas, jarang main bahkan sama temen-temennya.
Sekarang yang penting sih gue udah nemu 'slak'nya supaya ga berantem-berantem lagi... Gak harus bersusah-susah ternyata, cukup (pertama) keep romantic everyday... Gue selalu bilang tiap hari ke gerry,(versi inggrisnya ajalah yaaaa~) "I just want you to know that i love you so much" dan dia selalu bales yang sama. Pernah juga dia bales begini "You know me, i love you more than you love me". Yaaa cukup romantis lah ya buat gue :P Hahahaha. Tapi bukan berarti setiap pasangan harus kayak gitu romatisnya. Maksudnya tuh tetep harmonis romantis gitu, pake cara sendiri-sendiri lah :)
Terus jaga hati terutama emosi, saling percaya, dan manjain satu sama lain walaupun cuma lewat pesan text. -Inspiration tips from gerry.

Halaaah jadi ngomongin cinta-cintaan lagi hahahaha. Gak jauh-jauh sih gue selalu ngomongin masalah hati, percintaan,dsb. Karna menurut gue satu-satunya hal didunia ini yang paling pantes dikagumi dan dibilang karunia luar biasa itu cuma Cinta.
Beralih dari Cinta, sekarang mau ngomongin berkat. Hehe.

Tuhan itu baik banget, Dia maha tau akan semua hal personal dari tiap-tiap orang. Dia tau mimpi gue apa, trus dia bantu dan kasih jalan buat gue untuk wujud-in. Beneran deh, biarpun jalannya masih kecil, sempit, setapak, bisa dibilang kayak gang kelinci, tapi gue tau itu bukan gang atau jalan buntu. Ada maksud dan tujuan dari semua berkat yang dia kasih, dan itu pasti.

Nah, puji Tuhan-nya itu gue dapet pengalaman berharga bangeeeeet. Akhirnya, gue perdana recording looooh. Hihi. Ya meskipun cuma recording buat album natal kompilasi, tapi puji Tuhan banget deh bisa rekaman. Ini hal yang gue mimpi-mimpiin dari dulu, DARI DULU.
Kapan lagi dan gak semua orang kan bisa ngerasain yang namanya rekaman trus suaranya di jual? :'3 Perjuangan juga. Belum jadi apa-apa aja untuk nyobain rekaman doang kayak sekarang ini gue cukup berjuang. Melawan ke-tidak pede-an gue buat terus nyanyi, di Youtube lah, Souncloud, di acara-acara kebaktian atau natal, dsb. Dari yang gue selalu dapet tekanan, kritik dari orang-orang yang bilang suara gue jelek, fals, ancur, sampe pada akhirnya ada yang ajak rekaman. Perjuangan makan hati sih sebenernya. Huahaha. Cuma itu hobi juga sih, jadi gue enjoy banget-bangetan. :)
Sebenernya cita-cita didunia musik itu dari kecil. Gue suka karaoke-an dari kecil, padahal fals banget suara gue waktu itu. Gue beli semua kaset penyanyi cilik dijaman gue, trus nyanyi-nyanyi di depan kaca. Tapi gak tau deh tuh semua kaset-kaset sekarang ada dimana. Hahaha.
Tapi gak hanya lagu anak-anak loh, gue juga kecanduan sama lagu-lagu Shania Twain dan Celine Dion dari kecil. Karna bokap nyokap suka musik juga, jadi tiada hari tanpa musik dirumah. Walaupun mereka orang awam biasa alias bukan musisi. 
Ya gitu deh, pokoknya gue tau Tuhan udah kasih liat jalan yang mesti gue lewatin kalo mau mimpi gue terwujud. Kemarin-kemarin gue masih ngeraba-raba jalan, sekarang udah tau belokan pertamanya. Tinggal kedepannya gue harus tetep semangat jalan yang bener dan tetep ngandelin Dia :)

Aaaah segitu dulu kali yaaa ceritanya. Kapan-kapan gitu dilanjut lagi, atau gak besok. Kali aja pengalaman gue berikutnya bisa menginspirasi yang baca ini :) Amin.
Tapi ngomong-ngomong, emang ada yang baca blog gue ini? Huahahaha.
Pokoknya tetap semangat menjalani hidup yang kadang random ini. Tapi jangan keikut random. Hahaha.

Sedikit perumpaan dari gue :
Hidup itu kayak: 
Dengerin musik dimobil bos. Musik itu kan warna-warni ya, ada rock, pop, jazz, dangdut, country, dll. Belum tentu kita suka semua genre itu kan? Tapi kalo kita lagi di mobil bos, trus doi pasang musik dangdut padahal kita gak suka dangdut, gimana menurutmu? 
Apa kita mau turun dari mobil? atau minta ganti musiknya? atau bilang kalo selera musik bos kita itu gak bagus? Gue yakin kalo kayak gitu, lo bakal secepatnya di pecat. Hahaha. Jadi menurut gue satu-satunya jalan adalah, Just enjoy it till you arrive at the destination and be patient :) Karna mungkin aja perjalanan lo ke destinasi gak jauh lagi, dan track music di mobil bos lo setelah dangdut adalah genre kesukaan lo :)
Cheers~

Vanessa.





01 Maret 2013

Better than revenge.

"I am not the same and i am not what you think."
Kata-kata diatas cukup menggambarkan karakter aku sebenarnya. Hehe.
Dan mungkin diantara kalian juga ada yang mempunyai karakter itu juga :)
For the first and the last time, aku mesti bilang kalo itu bukan karna kemunafikan. Tapi hanya sebagian dari diriku yang belum ter-eksplorasi oleh orang sekitar. :)

Kamu dan aku...
Pasti pernah kan di judge sama orang lain begini begitu... Padahal tau apa mereka tentang kita? :O
Rasanya pengen ketawa terbahak-bahak sampai batuk-batuk, kalo denger omongan mereka tentang kita dibelakang... Seperti Tuhan, mereka merasa tau semua tentang kita. Geli.

Aku pernah mengalami hal diatas. Tapi gak sering, sih.... Tapi pernah.
Dan rasa kesal yang timbul itu pasti ada... Entah ukurannya besar,sedang,kecil. Tapi pasti ada, kan?
Dan rasa kesal itu kalo gak tersalurkan akan menjadi dendam. Dendam itu gak enak dan gak baik. Bisa bikin malapetaka, bisa bikin sial, bisa ngerugiin diri sendiri. Ibaratnya seperti laut Mati. Tau laut Mati kan? itu loh, danau yang ada di daerah antara Israel dan Yordania (kalo gak salah), di kitab suci ada penjelasannya kok. Danau itu di sebut laut mati kan karna isi danau tersebut (air) gak tersalurkan ke tempat lain, gak seperti danau-danau yang lain. Jadi kadar garam di danau itu tinggi dan gak ada satu makhluk hidup pun yang bisa hidup di danau itu.
Nah, kira-kira kayak gitu deh pemisalan dari dendam itu. Hahaha.

Honestly, aku seorang pendendam. Terdengar agak serem ya? :p haha. Tapi tenang. aku pendendam tapi bukan pembalas dendam. Ya, aku better lah ya? :p
Aku dendam bukan dalam hal fisik dan emosi. Tapi lebih ke perasaan dan pikiran.
Jadi aku kalo dendam lebih menuangkan segala kekesalan dalam bentuk tulisan, omongan (share), atau pikiran-pikiran negatif terhadap orang itu. Ya gitu lah pokoknya, readers. hahaha :D
Jadi aku gak akan bisa berenti dendamnya. Kecuali, orang itu bener-bener dengan tulus minta maaf atau misalnya memang orang itu udah deket banget sama aku dari dulu.

Dendam sama siapa aja?
Sampai saat ini , selama aku hidup 21 tahun, baru sama 2 orang. Dan 2 orang ini ya memang gak pantes sih jadi temen kalo bisa dibilang. Temen siapapun, kayaknya. Kecuali memang ada orang yang mau temenan sama mereka dan rela diinjek-injek, di caci maki, diomongin dibelakang. :D Karna menurutku mereka itu tipe orang yang gak mau kalah. :)
JGTTH,you both! :) ~Bay...

Gak habis pikir, Tuhan memang kreatif ya ciptain manusia. Banget-banget-banget kreatif. Dari yang model nice sampe bad sampe very bad. Hahaha. Ya sebagai manusia cuma bisa nikmatin hal ini dan jaga diri dari orang-orang yang seperti 2 orang yang ada di bad list-ku. :p
Salah satu dari dua orang ini sering bicara bawa-bawa nama Tuhan. Jujur, kesaaaal banget. Karna apa? Karna sifatnya sama sekali gak mencerminkan anak Tuhan,gitu loh :O. Aneh bin ajaib.
Suka ngomongin kejelekan orang di situs publik. Tapi dia gak sadar kalo di mata orang lain itu dia seperti lagi ngomongin diri sendiri! Hahahaha. Kocak bukan? xD
Kalo aku memang begini, gak suka sama sesuatu ya aku tulis. mau di buku, di jejaring sosial, di blog, di meja  sekolah atau kampus, dsb. Kalo orang yang itu, dia tulis atau bisa dibilang cuhat di jejaring sosial, trus ntar kalo ada orang lain nulis dijejaring sosial dia komentar dan mengkritik yang juga melalui situs jejaring sosial. xD Gak lucu ya sebenernya? hahaha emang iya. How poor...

Ya begitulah jenis manusia yang buat aku jadi pendendam sampe sekarang, readers.
Tapi aku tetep bersyukur sih, makasih Tuhan.... aku bukan dia! x) hehe.

Notes: Jadi pendendam bukan sifat yang baik untuk di tiru dan di kembangkan. So readers, ayo sama-sama belajar ngilangin sifat yang satu ini ya! :p Aku juga lagi dalam tahap proses. hehehe.

Cheers,


08 Februari 2013

Unresult story~

Hi, readers! meet me again finally :D
Anyway, Happy weekend semuaaaa... hihi.
Judul postingan kali ini kayaknya rada menyeramkan ya,readers. So sorry buat postingan kali ini aku lagi gak ngomongin cinta-cintaan dulu hehe. Aku baru aja dapet pengalaman luar biasa,readers!
Ini bisa juga dijadikan pembelajaran buat kita semua :) Diambil sisi positifnya yaaa... Hehe.


Mouth,Sense,Spectator,Mind.

Kisahnya tentang sebuah pertemanan yang terdiri dari Mouth,Sense,Spectator,Mind.
Sebelumnya aku kasih tau dulu artinya, Mouth itu mulut, Mind itu pikiran, Spectator bisa diartiin penonton atau saksi, Sense itu perasaan atau another name in english is feeling.
4 unsur diatas bisa dibilang adalah sebagian watak alami dari manusia. Sebenernya 4 kata itu adalah kata benda dan sifat. Tapi kalo di sangkut pautkan dengan kehidupan yang 'Real' bisa juga dijadiin istilah untuk tipe-tipe orang tertentu. #according to my own opinion,loh.

Awalnya 4 unsur diatas itu satu. Kalo di umpamain menggunakan manusia, mereka berempat itu teman. Teman baik. Ya, cukup baik awalnya karna satu sama lain baru mengenal dan belum mendalami watak satu sama lain.

Seiring berjalannya waktu, ada sesuatu (belum teridentifikasi itu apa) yang membuat mouth mengucapkan kata-kata yang seharusnya bisa dia tahan untuk tidak diucapkan. Kebiasaan berucap sembarangan, tampaknya sudah menjadi hal biasa untuk mouth. Dan sudah dianggap biasa oleh mind, tapi tidak untuk spectator dan sense. Ditambah mereka baru mengenal.

Spectator yang menonton dan menyaksikan hal aneh ini dari awal sampai sekarang pun, masih belum menemukan titik temu dari kewajaran dalam hal berucap si mouth,seperti yang mouth pernah jelaskan pada spectator.
"Kalau sudah kenal karakter mulutku, gak akan mungkin tersinggung omonganku, aku memang begini. Aku memang ceplas-ceplos, kalau marah ya marah. Gak seperti mind yang masih bisa tahan-tahan dan lebih memilih diam dan berpikir pajang kedepan. Semua yang sudah mengenalku juga pasti biasa dengan perkataanku, dan gak akan tersinggung". - Mouth.
Lemas dan campur aduk perasaan yang dirasakan oleh sense. Dia merasa tidak dihormati, tidak dihargai keberadaannya. Sense sempat merasa, apa ada yang salah dengan dia?
Atau sense memang terlalu perasa? atau seharusnya sense bisa lebih mengacuhkan semua perkataan mouth dan lebih memilih menyumbat telinga dan menutup mata?. Sudah, sudah dilakukan sejak awal. Tapi bahkan itu tidak membuatnya merasa lebih baik.
"Aku ada, aku melihat, aku mendengar. Aku juga punya perasaan. Aku merasa... meskipun kamu bilang itu bukan tentangku. Apa yang aku rasa, memang susah dan mungkin gak bisa dibuktikan. Tapi perasaan hati itu selalu benar... Dan keyakinan itu selalu benar-benar terjadi. Memang ada yang tidak beres. Atau kamu tidak punya perasaan?" - Sense.
Kembali spectator ber-spekulasi. Benar apa yang dikatakan sense, walaupun bukti sangat minim. Tapi dari semua yang telah disaksikan, spectator yakin bahwa dia tidak salah dalam bersepaham dengan sense. Dengan tidak memihak, spectator tetap lanjut menyaksikan.
"Sudah kusaksikan dari awal, memang ada yang aneh. Sudah disimak baik-baik dan memang ada benang merah dibalik semua ini. Dan tanpa dipaksakan dan tanpa unsur lainnya, aku memang menyaksikan apa yang sense rasakan. Mouth,mind,dan sense tidak bisa melihat, tapi aku bisa." - Spectator.
Giliran mind yang memutar otak memikirkan jalan keluar untuk ke-3 temannya itu. Memilih untuk tidak memihak seperti spectator, dan menganggap hal ini hal yang bisa diselesaikan dengan mudah. Berpikir, berpikir dan berpikir. Ini adalah proses pendewasaan, mungkin itu pikirnya. Dan pada akhirnya ini hanya urusan sebatas mouth dan sense.
"Mouth dan sense harus saling bertemu. Selesaikan dengan baik hanya berdua. Kalau kalian memang berpemikiran dewasa dan berpikiran kedepan, buktikan bisa selesaikan semua berdua. Tanpa aku dan spectator, karna ini bukan masalah kami berdua." - Mind.
Aku diam dan akhirnya berpikir, bagaimana ini semua bisa selesai hanya dengan mulut dan perasaan tanpa ada dukungan dari pemikiran yang dewasa dan juga opini penonton?
4 unsur tadi sudah terlanjur berkaitan. Seharusnya kita terjun bersama lalu mendaki bersama, ya toh?

Dan pada akhirnya, Sense memutuskan untuk tidak menghidupkan lagi perasaan apapun terhadap mouth. Dan malah menganggap mouth itu tidak ada.
Mouth masih tidak dimengerti mau melakukan apa, yang jelas kelak dia hanya akan diterima oleh orang-orang yang sudah benar-benar mengenal dia,dan menerima dirinya yang sebagaimana adanya. Tidak oleh orang-orang seperti sense, yang mempunyai perasaan.
Mind akhirnya memutuskan untuk berhenti memikirkan permasalahan ini.
Dan Spectator, tetap pada perannya sebagai penonton.

Unresult~